Telat (Lagi) dan Satu Jam Bersama Akmal


Haaahhh… gue lagi bete banget hari ini.

Faktanya, gue telat (lagi). dan ini kali pertamanya gue telat di Semester dua. padahal gue udah bangun pagi-pagi… yea, menurut standar gue bangun jam 5 itu udah siang banget… dan hari ini usaha gue dihancurkan sama yang namanya jam 7 pas.

JAM TUJUH TENG.

Spoiler Alert:

btw, kenapa kalo kita menyebut jam sekian tepat harus dengan kata TENG? apa gak ada kata yang lebih keren lagi kayak misalnya jam 7 DUT atau jam 7 JEGERRR??? alah, gak penting juga si sebenernya.

ADA APA DENGAN JAM TUJUH TENG?

jam tujuh teng adalah jam dimana KRL2 dari segala penjuru arah memotong jalan kami (para pengguna jalan) tanpa henti. bayangkan, dari jam 7 kurang sekian, sedikitnya ada empat kereta yang lewat, entah itu Ekonomi yang penumpangnya ngejubel, atau KRL Depok Express yang adem pisan itu (lihat blog gue yang sebelumnya) atau bahkan Kereta gerbong sapi yang isinya sapi-sapi gaul. euuh, bukan sapi gaul yang hobinya nongkrong di stasiun sambil nenggak dan naek kereta di atepnya, tapi sapi2 yang punya anting di idungnya itu loh…

* * *

Dan hari ini, gue bener-bener telat. gue sampe di depan gerbang sekolah jam 7.12 a.m yang notabene masih pagi banget. tapi gue gak sendiri, ada Akmal dan Jajang yang juga telat. Akmal yang rumahnya gak jauh dari gue juga protes soal kereta2 goblok itu. sedangkan Jajang yang rumahnya gak jauh dari sekolah juga telat, tanpa alasan yang jelas…

yaudah kita nunggu di depan gerbang sambil mengemis minta masuk sama guru-guru Piket. dan yang ngeselin adalah, guru-guru yang telat masa’ boleh masuk sih! ini namanya DISKRIMINASI! BANGSA MACAM APA KITA YANG MASIH TERIKAT OLEH PERATURAA~~AAN??!! 😡

sumpah kita udah berusaha buat masuk tanpa menggunakan cara-cara tidak shat seperti manjat tembok, berdemonstrasi atau pura-pura mati kelindes Supra X. nggak, bukannya gue gak mau berdemo, tapi kita cuma bertiga. bisa-bisa kita dibotakin… TIDAK, SEKALI-KALI TIDAK! AKU TIDAK RELA DISENTUH OLEH GUNTING-GUNTING KOTOR ITUU!!! AKU MASIH SUCII!!!! (sepintas, kata-kata gue barusan seperti perawan yang mau diperkosa)

kita udah bertereak2 sampe keriting sama guru-guru yang lewat.

“Paaak, kita ada ulangaaaan!!! masukin dooong!!!”

“Toolooong, saya kepanasaaan!!! MAU BELI EEESSS!!!”

“Pulpen saya ketinggalan di kelaaaass!!!  WOOOIII”!

And so on, tapi guru2 itu tidak berprikemanusiaan.

OOHH… Akhirnya setelah menunggu satu jam pelajaran, Akmal menuju Delegasi guru-guru Piket untuk berkompromi sebentar. dan hasilnya… dia balik lagi dengan muka cemberut.

Katanya, “AAAHHH GUE KESEL BANGET TUH SAMA GURU YANG PAKE KERUDUNG KUNIING!!! DIA BUKAN GURU PIKET, TADI KATA GURU PIETNYA, SI BU INDRI, JAM TUJUH SEPEREMPAT MASIH BOLEH MASUUUK!!! AHHH KESEL GUE!!!”

Gue bengong. akhirnya kita pulang deeehhh!!!! ah, lagi bete nulis gue gara2 kejadian tadi! see ya on the next post!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s