Looong Wait Poooosting


hahahaha maap-maap udah lama gak ngepost apa-apaan. saya kaget tadi liat traffic blog saya udah sepiii benget, kayak probolinggo jam dua pagi, dan lagi mati lampu di jumat kliwon (lebay abis deh)

sebenernya saya lagi hiatus tuh kemaren-kemaren, cuma lupa bilang… hoh. lagian siapa juga yang nunggu postingan saya? hehehe… emang isinya gak penting semua, tapi kan… saya juga penulis jadinya baca terus dan jangan bosen kemari-mari.

oke, jadi intinya tadi saya ngelantur.

ada banyak kejadian selama saya meninggalkan “rumah” saya ini. jadi suatu hari saya dan keluarga saya sekalian sedang bepergian ke suatu tempat, dan pada saat itu kita kebetulan sedang makan siang menjelang sore di sebuah restoran.

dan restoran itu terkenal akan tempat mancingnya. disinilah kegoblokan terjadi.

selesai makan, adek saya yang paling bocah ngerengek pengen mancing juga.

adeksaya: kaaak, pengen maning dooong!

saya: loh kok bilang ke aku? ngomongnya sama ayah sana!

adeksaya: mau manciiing!

saya: mancing tuh susah dek!

adeksaya: GAMPAAANG. POKOKNYA MAU MANCING!

saya: …

beh, gembel banget. mungkin adek saya itu mengira kalau mancing itu segampang yang ada di game komputer cemennya, tinggal pencet sana-sini bisa dapet Tyrannosaurus (beneran, main deh bigmouth bass 2 di ps. di komputer juga ada dulu).

but in the reality, mancing itu lebih susah daripada nembak cewek.

bokap saya akhirnya ngalah dan ngasih duit ke adek saya buat nyewa pancingan plus umpannya. setelah itu kami mencari spot yang agak bangus. adek saya yang ngocol itu kesulitan untuk melempat umpan ke kolam ikan.

adeksaya: IHH KOK SUSAH SIIH!

saya: dibilangin… gak percaya amat *dalam hati: MAKAN TUH TYRANOSAURUS! MWAHAHAHAHAHAHA!!!!*

sebagai kepala keluarga, bokap akhirnya mengakuisisi alat pancing untuk mencobanya.

bokap: sini, biar ayah coba!

tatapan mata bokap seakan ia telah merasakan mara bahaya memancing hiu martil di laut lepas karimata. okelah bokap, tunjukkan pada pengunjung lain kalo kau bisa! bikin malu mereka! borong semua ikannya!

kali perdana bokap lempar pancing: umpannya mental jauh. lepas dari kailnya. bokap bilang kurang besar umpannya.

kali kedua lempar pancing: gak sampe empat meter. setelah ditarik umpannya udah ilang.

kali ketiga lempar pancing: senarnya kusut.

kali keempat lempar pancing: jauh banget sampe kena mas-mas di seberang. saya ketawa ngakak.

kali kelima lempar pancing: ada tanda-tanda tertangkap. setelah bokap narik pancing, ternyata kena kail orang sebelah! saya ketawa sampe hampir jatoh.

kali keenam bokap lempar pancing: lihatlah siapa yang dipermalukan di pemancingan.

pulang hampir menjelang sore, tidak membawa satu ikan pun. yaudah umpannya dibawa aja buat makan ikan dikolam. hahaha. abis dah sepuluh rebong!

**********************************************

dan kemaren saya baru nonton film Indonesia yang saya respet sekali. MERAH PUTIH, film pertama Indonesia yang saya dibuat nangis karenanya. sumpah keren abis, saya jadi bangga kepada Indonesia, bendera merah putih dan garuda pancasila. bahkan saya bangga kepada pak presiden. selamat kepada seluruh kru film yang bertugas, ditunggu sekuelnya ya! i love you pull!

a must see!

“banggalah kamu pada negaramu, itulah yang membuatmu kuat”

-Ekky B. Pramana-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s