Tahukah?


terkadang untuk menjadi sahabatmu yang terbaik sangatlah sulit.

kusadari diriku telah percuma mencintaimu karena tak pernah ada jawabmu. aku ingin sekali memperlakukanmu seperti teman-teman yang lain, hanya sekedar sahabat biasa yang tidak pernah menyinggung perasaan dalam lubuk hati. aku ingin mengenal dirimu yang tertutup, aku ingin tidak bergetar hatiku saat kau menyapa, aku ingin tidak berantakan tata bahasaku ketika kita berbincang, aku ingin tak ada rasa cemburu ketika kau dekat dengan lelaki lain, aku ingin hanya canda tawa yang ada di antara kita, hanya tertawamu yang aneh itu saja yang terdengar disela-selanya, bukan jeritan tangis hatiku yang haus akan kasih sayangmu.

tapi itulah sekedar harapku yang kosong. akan selalu bergetarlah hatiku saat kita bertutur sapa. akan selalu rusak tata bahasaku ketika berbincang denganmu, akan selalu cemburu hati ini ketika kau bersama yang lain, akan selalu menjerit hatiku ketika mengenang wajahmu, cantik.

akankah datang kelak, waktu dimana kita bisa bersahabat? harapku tak muluk, ingin ku berbincang denganmu setiap hari, ingin rasanya ku berbagi kisah denganmu, ingin rasanya wall facebook-ku dibalas, ingin rasanya melihatmu tersenyum manis sekali ketika bersapa denganku, ingin rasanya mendengar ceritamu yang tidak kau ceritakan bahkan kepada sahabatmu. ingin rasaku menghabiskan waktu bersamamu.

atau, aku ingin kembali ke masa engkau MENYUKAI diriku sebagai teman.

rasanya waktu berjalan cepat. ketika saat ITU tiba dan dipertemukannya kalian oleh Tuhanmu, aku disini yang akan mendukungmu di barisan paling depan. walau remuk hati ini dan hanya bisa berkata, “waktu bagiku darimu telah usai.” dan semoga saat itu tidak ada air mata diantara kita.

berikanlah hati yang kering ini sedikit kasih sayang dan perhatianmu, walau ku tahu tak seberapa dibanding dirinya disana. kuharapkan engkau lah yang terbaik untukku, tapi Tuhan bekerja dengan hal-hal yang ghaib, dan ternyata bukanlah dirimu untukku. hanya bisa kukatakan serangkai kalimat yang biasa ku ucapkan padamu:

“Lucky im in love with my bestfriend”

Iklan

2 comments

  1. akmalia · Desember 7, 2009

    cowo feb…….. sabar yaaaaaaa….. gue bl baca semua sih lg ga mood, tapi gue ngerti ko maksudnya..

  2. Akmalia Ibu Guru Batman · Desember 10, 2009

    Udah gue baca ky.. susah loh jd apa yg lo mau, jalan satu2nya lo harus bner2 ngejauh dr dia. dan lo harus bs benci dulu sm dia,tdk berhub dgn dia u/ jangka wktu yg lama. setelah itu lo br bs bersahabat dgn dia, dgn rasa sayang seperti sahabat. gue lebih berpengalaman dr lo ky,gue pernah ngalamin kyk gni, mungkin beda nya ada beberapa tapi inti dan maksudnya sama.take care guys!jgn sedih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s